Makanan Yang Perlu Dihindari Saat Hamil


Ketika anda mulai hamil, makan untuk dua orang bisa berarti banyak hal. Mengonsumi makanan bergizi maka bayi anda pun akan mendapat asupan nutrisi baik pula. Namun di antara peran makan bagi ibu hamil, makanan pun ada yang memiliki potensi mengganggu anda, dan tentu bagi si jabang bayi

Bisa jadi makanan dan minuman favorit anda terlihat aman sekilas. Saran bijak, jangan segan untuk memeriksa lagi siapa tahu ada potensi bahaya. berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari atau paling tidak dikurangi saat anda hamil dan alasannya.

Berbagai ikan laut seperti ikan pedang, hiu, raja makarel, juga ikan tuna kalengan.

Jenis-jenis ikan laut di pelabuhan penangkapan ikan biasanya mengandung metilmerkuri tinggi, logam yang masuk ke dalam otak dan sistem syaraf anak jelas mengganggu pertumbuhan janin. Wanita hamil dan menyusui, menurut Administrasi Obat dan Makanan AS (FDA) dapat mengonsumsi tuna putih dalam batas aman yakni 6 ons dalam total batasan asupan makanan laut 12 ons perminggu. Selain ikan di atas yang juga harus dibatasi adalah salmon, udang, patin, tenggiri, kakap laut dan bawal.

Daging merah, unggas, makanan laut (sushi, sashimi, kerang), telur mentah atau setengah matang.

Makanan dari sumber hewani setengah matang akan mengandung variasi bakteri dan virus. Jika perlu gunakan termometer khusus daging untuk menentukan kematangan daging merah dan unggas, serta masak telur hingga tidak lagi lengket dan berbusa.

Daging olahan yang dikemas.

Jangan konsumsi daging seperti deli, turki, salami, sosis, dan sejenis kecuali telah dipanaskan ulang hingga benar-benar beruap. Makanan sejenis ini beresiko terpapar Listeria Monocitogen, satu restrain bakteri yang menyebabkan listerosis yang memicu keguguran, kematian bayi saat lahir, dan masalah kesehatan serius lain.

Makanan olahan susu dan turunannya tanpa pasteurisasi.

Ini termasuk susu dan jenis keju-kejuan. Jenis makanan ini sangat mungkin mengandung bakter listeria berbahaya.

Jus tanpa pateurisasi.

Jus seperti yang dibeli dipinggir-pinggir jalan sangat berbahaya, karena sangat mungkin terpapar bakteri. Jika anda menyukai jus sangat disarankan membuat sendiri. Tentu anda dapat membeli buah yang tepat, mencuci dan membersihkan dengan benar dan memproses dalam peralatan bersih. Ini jelas lebih aman dan menyehatkan.

Sayur-sayuran dan kecambah mentah.

Sayur segar mungkin bisa menyehatkan, tapi bagi ibu hamil, kemungkinan bakteri yang mati saat proses pencucian bisa berbahaya bagi si jabang bayi. Sebaiknya saat hamil jangan makan sayur-sayuran mentah.

Herbal dan jenis-jenis teh herbal.

Herbal memang alami, namun produk-produk herbal apa yang diperbolehkan dan direkomendasikan selama kehamilan belum pernah dikaji secara mendalam. Ada beberapa herbal yang bersifat diuretik justru berbahaya bila dikonsumsi ibu hamil. Konsumi herbal dengan bijaksana, jika anda tidak tahu pasti kegunaannya lebih baik hindari.
 
Segala jenis minuman bersoda apalagi beralkohol.

Sangat dianjurkan untuk dijauhi saat hamil, lagipula alkohol tidak halal dikonsumsi. Jenis minuman ini mengambil oksigen saat pertumbuhan sel. Efeknya akan mempengaruhi kecerdasan bayi dan tidak bisa diperbaiki.

Beberapa makanan yang mengandung alergen.

Ini tergantung kepada riwayat alergi keluarga anda, dan anak anda mungkin membawa resiko alergi yang sama. Untuk itu cek benar alergi yang pernah anda atau keluarga alami dan hindarilah mengkonsumsinya saat hamil dan menyusui. Menghindari makanan beralergi akan mengurangi resiko alergi bagi si anak nantinya.

sumber: republika / webmd

2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates