| Tips Mencegah Resiko Terkena Osteoporosis |
|
Osteoporosis adalah gangguan tulang dimana tulang menjadi keropos dan rapuh. Karena keropos dan rapuh, maka tulang menjadi mudah patah jika terjatuh atau mengalami benturan. Tulang yang paling sering patah adalah tulang pangkal paha, tulang belakang, dan tulang pergelangan tangan. Patahnya tulang belakang kadang-kadang berakibat fatal. Penderita dapat mengalami kelemahan atau kelumpuhan pada tungkai bawah akibat tertekannya serabut saraf yang keluar dari ruas tulang belakang.
Jika anda berisiko terkena osteoporosis, salah satu cara umum untuk mencegahnya yaitu anda harus mendapatkan lebih banyak asupan kalsium. Anda dapat memperbanyak konsumsi makanan yang kaya kandungan kalsiumnya atau menggunakan suplemen kalsium sesuai petunjuk dokter. Sumber makanan yang banyak mengandung kalsium antara lain susu, sereal, kedelai, ikan laut, jus jeruk, kuning telur, yoghurt, brokoli dan sayuran berhijau daun. Secara rutin berolahraga seperti angkat beban, berjalan kaki, jogging, senam, bowling, dan naik turun tangga dapat membantu menjaga tulang tetap kuat. Berenang, yoga, dan naik sepeda adalah olahraga yang baik, tetapi tidak berperan banyak dalam memperkuat tulang anda. Berjalan kaki selama setengah jam sebanyak tiga kali dalam seminggu memiliki pengaruh besar dalam mencegah osteoporosis. Jalan kaki di pagi-pagi dan terkena sinar matahari pagi sangat bagus buat tulang. Orang yang merokok aktif dan pasif rawan terkena osteoporosis karena zat nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat menurunkan kepadatan tulang. Osteoporosis cenderung terjadi pada usia tua, namun dengan konsumsi alkohol yang berlebih onset ini dapat muncul pada usia yang lebih muda, hal ini dikarenakan alkohol menyebabkan abnormalitas berupa penurunan kadar kalsium di dalam darah sehingga tubuh akan mengambilnya dari tulang. Terlalu banyak konsumsi kafein mendorong pengeluaran kalsium dari dalam tubuh. Jika memang Anda harus mengkonsumsi kopi, coba tambahkan susu atau krim (tapi bukan non dairy creamer) ke dalam kopinya. Pada wanita, osteoporosis bertambah buruk setelah menopause, ketika produksi hormon estrogen menurun drastis. Fungsi hormon estrogen diantaranya adalah memelihara kepadatan tulang. Pada masa menopause ini mungkin anda tertarik melakukan terapi penggantian hormon estrogen untuk membantu anda memperlambat kehilangan kalsium dan membantu mengembalikan massa tulang. Jika anda sudah menunjukkan tanda-tanda kerapuhan tulang, konsultasilah dengan dokter tentang kemungkinan untuk menggunakan obat-obatan atau suplemen yang dpat memperlambat kerapuhan tulang dan membangun tulang baru. |
Most Read Articles
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- Diet bagi Penderita Hipertensi
Random Artikel
- Sindrom Nefrotik pada Lansia
- Peramalan Cuaca Tradisional
- Gangguan Fungsi Seksual Pria: Somatopause dan Male Hypogonadism
- Enam Langkah Untuk Mencegah Keracunan Makanan
- Mengenal Empat Jenis Pemanis Alami
- Tujuh Jenis Superfood Klasik
- Olahraga dapat mencegah sejumlah penyakit berat
- Khasiat Empedu Kambing
- Potensi Batubara di Kabupaten Sintang
- Aromatherapy, The Essential Oils
- Tujuh Makanan Favorit Anak Yang Tidak Sehat
- Khasiat Buah Nanas
- Pencegahan Kehilangan Panas pada Bayi Baru Lahir
- Asap Rokok Bisa Meningkatkan Resiko Diabetes
- 22 Tips untuk Tidur Sehat