| Khasiat Tanaman Saliara |
|
Nama: Saliara / Tembelekan Kembang satek, saliara, saliyere, tahi ayam, tahi kotok (Sunda) kembang telek, obio, puyengan, tembelek,; tembelekan, teterapan (jawa), kamanco, mainco,; tamanjho (Madura), Bunga pagar, kayu singapur, lai ayam; (Sumatera); Wu se mei (China). Akar bersifat tawar dan sejuk. Berkhasiat sebagai pereda demam (anti piretik), penawar racun (anti toksik), penghilang nyeri (analgesik) dan penghenti perdarahan (hemostatis). Daun bersifat pahit, sejuk, berbau dan sedikit beracun (toksik), yang berkhasiat menghilangkan gatal (anti-pruritus), anti-toksik, menghilangkan bengkak dan perangsang muntah. Sedangkan bunga saliara manis rasanya dan sejuk, berkhasiat sebagai penghenti perdarahan. Daun mengandung lantadene A, lantadene B, lantanolic acid, lantic acid, humule (mengandung minyak asiri), b - caryophyllene, g - terpidene, a -pinene dan r -cymene. Influenza, TBC, reumatik, keputihan, batuk darah, sakit kulit; bisul, bengkak, gatal-gatal, panas tinggi, asma, dan memar; Akar berkhasiat untuk mengatasi:
Akar kering sebanyak 30 - 60 g direbus, lalu diminum. Pemakaian luar digunakan untuk radang kulit, eksim, jamur kulit (tinea), bisul, luka berdarah, tersiram air panas, gigitan serangga, memar dan keputihan. Caranya, daun dan ranting segar digiling halus lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau direbus dan airnya digunakan untuk cuci. Bunga saliara kering sebanyak 6 - 10 gram rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa separo. Setelah dingin air rebusan disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Minumlah pada pagi, siang dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
Akar saliara atau tembelekan kering sebanyak 45 g dipotong tipis-tipis lalu direbus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu dibagi sama banyak untuk 2 kali minum. pagi dan sore Daun saliara atau tembelekan segar sebanyak 1 genggam direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Hangat-hangat dipakai untuk mencuci kelainan kulit. Daun saliara atau tembelekan segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus. Bubuhkan pada bisul, lalu dibalut. Ganti 2 - 3 kali sehari. Bunga dan daun saliara atau tembelekan segar secukupnya dicuci lalu dibilas dengan air masak. Tumbuk kedua bahan tersebut sampai halus kemudian bubuhkan pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 - 3 kali sehari. Daun saliara atau tembelekan kering sebanyak 5 g direbus dalam 3 gelas air sampai tersisa separonya. setelah dingin disaring, dibagi sama banyak untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang dan sore. Daun saliara atau tembelekan segar sebanyak 1 genggam dicuci bersih lalu diseduh dengan setengah gelas air. Biarkan selama 15 menit. Hangat-hangat diminum sekaligus.
|
Most Read Articles
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- Diet bagi Penderita Hipertensi
Random Artikel
- Penatalaksanaan Keracunan Akibat Gigitan Ular Berbisa
- Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan dan Lainnya
- Penerimaan Dokter PTT 2009
- Mengenal Ikterus Neonatorum
- Prediabetes dan Upaya Mengontrol Kadar Gula Darah
- Tanda-tanda Anak Cacingan
- Manfaat dan Resiko Fluoride dalam Pasta Gigi
- Membuat Kertas Daur Ulang
- Mencoba Free EA Metatrader 4
- Nutrend Royal Jelly
- Lima Penyakit Berbahaya Akibat Gigitan Nyamuk
- Cara Menggabungkan Karbohidrat Baik Ke Dalam Diet Anda
- Kotoran Ternak Sebagai Pupuk dan Sumber Energi
- Teh Hitam Penyembuh Lever
- Penyakit pernapasan akibat zat kimia