Ada banyak sekali jenis makanan, buah-buahan dan sayuran yang termasuk sebagai makanan super, karena mengandung nutrisi yang lengkap dan memiliki efek meningkatkan kesehatan, bahkan mampu mencegah dan menyembuhkan berbagai masalah kesehatan. Kebanyakan jenis makanan ini dapat dengan mudah ditemukan di supermarket ataupun pedagang sayur keliling.

Setiap jenis makanan memberikan sesuatu yang berbeda, beberapa merupakan sumber yang kaya protein atau serat tetapi sedikit vitamin dan mineral, sementara yang lain mengandung fitonutrien melawan penyakit, vitamin dan mineral, tetapi sedikit mengandung protein. Oleh karena itu makanlah beberapa jenis sehingga anda akan mendapatkan nutrisi yang lebih lengkap.

Berikut ini adalah daftar 12 jenis superfood yang mudah anda dapatkan di sekitar anda:

1. Alpukat

Alpukat memiliki kandungan lemak yang tinggi, tetapi merupakan lemak tak jenuh tunggal yang sehat, yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker, penyakit jantung, dan diabetes. Alpukat dibutuhkan untuk meregenerasi jaringan dan darah, menstabilkan gula darah dan bagus untuk penyakit kelainan jantung.

Alpukat mengandung banyak dengan serat (11 sampai 17 gram per buah) dan merupakan sumber yang baik dari lutein, antioksidan yang dibutuhkan untuk mata dan kesehatan kulit.

2 Apel

Makan sebuah apel sehari benar-benar dapat menjauhkan anda dari dokter. Apel sarat dengan antioksidan kuat yaitu quercetin dan catechin, yang melindungi sel dari kerusakan - yang berarti juga mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, terutama jika anda makan dengan kulitnya.

Penelitian menunjukkan bahwa apel mengandung lima kali lebih banyak polyphenol dibandingkan dengan daging. Apel dan kulitnya juga mengandung banyak serat (sekitar dua kali lipat dari buah-buahan lainnya, termasuk persik, anggur, dan jeruk).

3. Bluberi

Sebagai bintangnya buah anti aging atau anti penuaan, blueberry sarat dengan antioksidan, terutama anthocyanins yang telah terbukti meningkatkan penglihatan dan fungsi otak. Studi menunjukkan bahwa makan blueberry dapat memperlambat kerusakan pada proses koordinasi dan ingatan seiring dengan penuaan.

Buah blueberry ini juga dapat mengurangi peradangan, yang terkait erat dengan hampir setiap penyakit kronis seperti alzheimer dan parkinson hingga diabetes dan penyakit jantung. Studi lain menunjukkan bahwa blueberry memiliki aktivitas antikanker jauh lebih besar dibandingkan buah lainnya.

4. Kubis

Sayuran dari genus Brassica ini (termasuk brokoli, bok choy) mengandung senyawa yang disebut indoles, yang telah terbukti dapat mengurangi risiko kanker secara dramatis. Makan kubis lebih dari sekali dalam seminggu dapat mengurangi resiko kanker usus pada pria hingga 66 persen. Kubis juga merangsang sistem kekebalan tubuh, membunuh bakteri dan virus, dan merupakan pembersih darah yang baik.

Kubis yang berwarna merah mengandung anthocyanin (molekul pigmen yang sama yang membuat blueberry berwarna biru), yang merupakan antioksidan ampuh dalam melawan kanker.

5. Ikan dan Minyak Ikan

Makan ikan akan membantu mengurangi resiko penyakit jantung, kanker, alzheimer, stroke, diabetes, dan arthritis. Lemak ikan juga dapat membantu meringankan depresi. Orang dewasa disarankan makan ikan minimal dua kali per minggu, terutama jenis salmon liar, herring, dan sarden, karena varietas-varietas tersebut mengandung omega3, yang merupakan nutrisi sehat buat jantung.

Hindari ikan yang mengandung merkuri seperti ikan hiu, todak, king mackerel, tilefish, dan tuna albacore; serta ikan yang dihasilkan dari daerah tercemar berat.

6. Bawang putih

Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat menurunkan tingkat kolesterol total dan trigliserida (lemak darah), yang berarti membantu mencegah penyumbatan arteri. Makan dua sampai tiga siung bawang putih setiap hari mampu mengurangi kemungkinan serangan jantung berikutnya sekitar 50% pada pasien penyakit jantung. Bawang putih juga berada di posisi atas dalam daftar makanan yang berpotensi mencegah kanker.

Bawang putih panggang membantu detoksifikasi tubuh dari logam berat seperti merkuri (biasanya terdapat dalam ikan) dan kadmium. Bawang putih juga bertindak sebagai antibakteri dan antivirus, meningkatkan ketahanan terhadap stres yang disebabkan oleh pilek dan infeksi. Anda tidak tahan napas berbau karena makan bawang putih? Cobalah untuk mengunyah setangkai peterseli.

7. Jamur

Telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan di negara-negara di Asia, jamur memiliki efek yang kuat pada sistem kekebalan tubuh - terutama maitake, shiitake, dan varietas reishi. Jamur, seperti maitake dapat membantu mencegah dan mengobati kanker, penyakit yang disebabkan virus, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi.

Bahkan, jamur digunakan dalam pengobatan kanker tradisional di Asia karena kemampuannya untuk melawan efek racun dari kemoterapi dan radiasi sekaligus menyusutkan tumor. Peneliti Jepang telah menemukan bahwa makan jamur shiitake secara teratur dapat menurunkan kadar kolesterol darah hingga 45 persen.

8. Kacang almond

Almond sarat dengan serat dan lemak tak jenuh tunggal, keduanya telah terbukti berkhasiat menurunkan kolesterol. Menurut Food and Drug Administration, mengonsumsi 1,5 ons kacang, termasuk almond, sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Meskipun kacang almond relatif tinggi lemak dan kalori, studi menunjukkan makan kacang almond bisa mengurangi berat badan, hal ini disebabkan kandungan protein, serat, dan lemak tak jenuh tunggalnya memberikan rasa kenyang sehingga dapat mencegah makan berlebihan.

9. Telur

Telur merupakan sumber protein terbaik di planet ini, telur secara konsisten mengungguli susu, daging sapi, whey, dan kedelai dalam kualitas protein yang dikandungnya. Selain itu telur juga mengandung sembilan jenis asam amino esensial, membuat telur sarat dengan nutrisi.

Orang menghindari kuning telur karena alasan takut kolesterol, tetapi dalam kuning telur terkandung choline, yang membantu melindungi jantung dan fungsi otak dan mencegah kolesterol dan lemak dari terakumulasi di hati.


10. Buah delima

Delima mengandung antioksidan tiga kali lebih banyak dibanding anggur merah dan teh hijau. Jus delima telah terbukti dapat mengurangi plak yang menyumbat arteri, yang pada gilirannya mencegah penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus buah delima dalam jangka panjang juga dapat membantu memperlambat penuaan dan melindungi diri terhadap kanker.

11. Anggur merah

Minum sejumlah kecil alkohol setiap hari ternyata memiliki manfaat yang baik, yaitu dapat meningkatkan kolesterol HDL dan mengurangi risiko pembekuan darah. Anggur merah juga mengandung antioksidan kuat, reservatrol dan saponin, yang dapat memberikan manfaat menguntungkan bagi kardiovaskular. Hindari konsumsi alkohol terlalu banyak, minum lebih dari satu porsi sehari dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.

12. Coklat murni

Ketika makan cokelat, yang rasanya pahit lebih baik, setidaknya dalam hal kesehatan. Manfaat cokelat berasal dari flavonol dan antioksidan (suatu zat kimia pembasmi penyakit yang sama yang ditemukan pada buah cranberry, apel, stroberi, dan anggur merah).

Hanya kakao murni yang mengandung flavonol, sehingga pilihlah cokelat yang mengandung kadar kakao yang tinggi (60 persen atau lebih). Dark chocolate juga memiliki kalori lebih sedikit dibanding varietas lainnya, dan ketika dimakan dalam jumlah sedang, dapat menurunkan kolesterol jahat LDL dan mencegah penimbunan plak di arteri.

loading...