| Sekilas Mengenal Jamur |
|
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jamur merupakan sumber antioksidan teratas. Ilmuwan Penn State University menemukan bahwa jamur merupakan sumber alami terbaik sebagai antioksidan ergotionin. Para ilmuwan menemukan bahwa jamur kancing (Agaricus bisporus) dua belas kali lebih bersifat antioksidan dibandingkan “wheat germ” (biji gandum) dan empat kali lebih oksidan dibandingkan liver ayam. Joy Dubost, kandidat doktor pada sains makanan di Penn State yang melakukan studi ini mengatakan: “Sejumlah studi telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang kadar ntioksidannya tinggi dapat mengurangi resiko berkembangnya penyakit kronis. Ergotionin, metabolit unik yang diproduksi oleh fungi, telah menunjukkan memiliki properti antioksidan dan menyediakan proteksi seluler di dalam tubuh manusia.” Dubost memerinci kandungan Ergotionin dalam jamur (mushroom) yang umum dikonsumsi dan jamur eksotik dalam essay-nya yang berjudul “Identification and Quantification of Ergothionine in Cultivated Mushrooms by Liquid Chromatography Mass Spectroscopy.” Para peneliti Penn State menemukan bahwa jamur yang sering dikonsumsi, yaitu Portabella dan Criminis, memiliki kandungan ergotionin tertinggi, dan diikuti oleh White Button (Jamur kancing putih).
Sebuah studi yang dilakukan oleh George C. Fahey Jr., Ph.D. dari Universitas Illinois, menunjukkan adanya kandungan selenium dan potassium pada jamur. Selenium adalah antioksidan yang dapat berfungsi ebagai antikanker. Gejala yang ditimbulkan akibat defisiensi selenium dapat terjadi di mana saja, terutama bagian dunia yang memiliki kandungan selenium rendah pada tanahnya. Gejala umum yang terjadi adalah pelebaran jantung dan fungsi jantung yang lemah. Ada sebuah bukti bahwa selenium dapat menurunkan insiden sakit jantung, alleviate arthritis dan menurunkan aktivitas erkembangan virus HIV terhadap individu yang terjangkit AIDS. Studi ini juga menjelaskan bahwa jamur mengandung betaglukan dan kitin, dua tipe fiber yang dapat menyerap lemak dan mengalirkannya keluar dari darah, sehingga mengurangi resiko serangan jantung. Jamur termasuk makanan rendah kalori yang aman dan cocok sebagai makanan kesehatan dan diet. Lima buah jamur kancing putih berukuran medium memiliki kurang lebih 20 kalori dan 4 gram karbohidrat. Berikut ini kandungan nutrisi pada jamur :
#dari berbagai sumber |
Most Read Articles
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- Diet bagi Penderita Hipertensi
Random Artikel
- Tempoyak, masakan lezat berbahan durian
- Peran Vitamin K dalam Tulang Sehat dan Penggumpalan Darah
- Polusi Lalu Lintas Tingkatkan Risiko Emfisema
- Improved Search Engine Rank
- Defisiensi dan Tingkat Kecukupan Kalsium
- Lima Kebutuhan Nutrisi Dasar
- Panasea Penyelamat Jantung
- Tertular Demam Berdarah Dengue untuk Kedua Kali Berakibat Lebih Serius dan Fatal
- Manfaat Pijat atau Urut
- PDA / Cellular as USB Modem
- Khasiat Daging Kelelawar
- Tanda Bahaya dan Infeksi pada Bayi Baru Lahir
- Empat Jenis Makanan Super Bikin Awet Muda
- 10 Kesalahan Bisnis MLM dan Bagaimana Menghindarinya
- Tips Untuk Penggemar Kepiting