| Tips Untuk Menjaga Mata Tetap Sehat |
|
Mata sehat merupakan modal besar bagi kehidupan kita. Agar mata berfungsi secara optimal, kita jangan lupa untuk menjaga dan memeriksa kesehatannya. Gaya hidup yang sehat dan asupan makanan yang tepat akan membantu menjaga mata agar berfungsi dengan optimal. Nonton tv leyar lebar memang lebih asyik, tapi lebih tidak menyehatlkan terutama bagi mata anak-anak. Anak yang sering nonton tv terlalu dekat, matanya beresiko besar mengalami minus ketika anak tumbuh dewasa. Jangan menggunakan komputer terlalu lama. Jika pekerjaan anda memang menggunakan komputer seharian, usahakan anda rutin beristirahat menjauh dari layar komputer, misalnya setiap 30 menit atau satu jam, rilekslah atau berjalan-jalanlah sebentar selama 5 atau 10 menit. Agar mata tak kering, sering-seringlah berkedip dan sesekali alihkan pandangan mata ke luar ruangan. Ketika mata anda terasa gatal atau kemasukan benda asing, secara automatis anda akan menggosoknya atau mengucek-nguceknya. Lakukan hal ini secara hati-hati, jangan terlalu kasar dan berlebihan. Ketika anda beraktifitas di luar ruangan, misalnya di jalan raya atau di area pabrik, sebaiknya menggunakan pelindung mata seperti kacamata dan helm yang berkaca. Hindari debu yang masuk ke mata karena bisa membuat mata jadi infeksi dan membuat mata menjadi katarak. Menggunakan kacamata bukan hanya untuk gaya saja. Sinar UV adalah salah satu penyebab utama pengerasan lensa, katarak dan penurunan penglihatan akibat gangguan di pusat retina. Penggunaan kacamata dengan lensa gelap bisa menyaring sinar UV hingga 100 persen saat berada di luar ruangan. Jika tidak ada kacamata, bisa juga dengan menggunakan topi untuk mengurangi paparan sinar UV. Mata anda perlu dijaga kesehatannya, antara lain dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan mengandung banyak vitamin A. Wortel, alpukat, tomat, dan pepaya merupakan sayur dan buah yang baik sekali untuk menjaga kesehatan mata anda. Sayuran yang memiliki daun hijau tua seperti bayam, brokoli atau sayuran lain mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu dua jenis karotenoid yang diketahui bisa mengurangi risiko berkembangnya katarak serta penurunan penglihatan akibat gangguan di pusat retina. Cobalah untuk mengonsumsinya dua porsi sehari, misalnya satu porsi bayam saat makan siang dan satu porsi brokoli saat makan malam. Makanan seperti berry, jeruk, plum dan ceri membantu meminimalkan kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas (seperti dari sinar matahari dan polusi), serta mengurangi risiko pengerasan lensa yang dapat memicu katarak. Konsumsi antioksidan setidaknya 2 porsi dalam sehari. Bukti menunjukkan asam lemak omega-3 dari ikan tertentu seperti salmon, halibut dan tuna bisa melindungi saluran air mata, melindungi lensa, meminimalkan mata kering dan mencegah katarak. Konsumsi ikan 2-3 porsi seminggu dan mengurangi daging merah, karena diduga bisa meningkatkan risiko gangguan mata di usia tua. Jika memang diperlukan, saat ini banyak juga tersedia suplemen yang berguna untuk menjaga kesehatan mata. National Eye Institute menunjukkan bahwa vitamin antioksidan C dan E, vitamin B6 dan B12, beta karoten serta mineral tembaga dan seng bisa memperlambat perkembangan penurunan penglihatan akibat gangguan di pusat retina dan katarak. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa latihan aerobik bisa menurunkan tekanan di dalam mata sehingga mengurangi risiko glaukoma. Olahraga yang dilakukan bisa berjalan selama 30 menit sebanyak 3 kali seminggu, jogging, treadmill atau mengambil kelas kebugaran. Banyak yang menyepelekan hal yang satu ini, biasanya ketika mata menderita sudah parah baru pergi ke dokter. Periksakan mata secara rutin seringkali dapat mencegah mata dari kemungkinan terkena serangan penyakit. Siapa tak kenal wortel yang baik untuk mata? Wortel kaya beta karoten. Beta karoten akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang berperan penting untuk mata. Wortel juga bisa membantu tubuh melepaskan radikal bebas. Alpukat terbukti padat nutrisi. Makanan ini juga baik untuk mata. Apalagi alpukat mengandung lebih banyak lutein dibanding buah lainnya. Lutein penting untuk mencegah degenerasi macular (penurunan ketajaman penglihatan) dan katarak. Alpukat juga sumber nutrisi yang penting untuk mata seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B6, dan vitamin E. Sayuran ini kaya vitamin dan zat gizi yang dibutuhkan mata, seperti vitamin C, kalsium, lutein, zeaxanthin, dan sulforaphane. Rupanya sayuran hijau ini tak hanya mampu mencegah kanker payudara dan menjadi antioksidan. Memasukkan brokoli dalam menu harian juga bisa menyehatkan mata. Telur kaya nutrisi untuk merawat kesehatan mata, seperti vitamin A, seng, lutein, lecithin, B12, vitamin D, dan cysteine. Selain bisa memenuhi asupan protein setiap harinya, telur juga baik menutrisi mata Anda. Vitamin A yang baik untuk mata juga bisa didapatkan dari bayam. Selain kaya vitamin A, bayam juga mengandung nutrisi yang baik untuk mata seperti lutein dan zeaxathin. Sayuran yang satu ini tak disarankan untuk penderita maag karena kandungan gas yang tinggi. Namun untuk merawat mata, kol baik dan mengandung nutrisi yang sama seperti bayam. Tomat baik untuk kesehatan kulit, namun juga punya banyak manfaat untuk mata. Tomat kaya vitamin C dan lycopene, dua nutrisi yang sangat penting untuk mata. Biji bunga matahari mengandung selenium, nutrisi yang bisa mencegah katarak dan juga menjaga kesehatan mata secara umum. Bawang putih mengandung selenium dan nutrisi yang baik lainnya untuk mata, seperti vitamin C dan quercetin. Meski aromanya tajam, bawang putih punya banyak manfaat untuk organ tubuh, tak hanya ampuh mencegah stroke misalnya. Omega 3 yang terkandung dalam salmon nyatanya juga baik untuk kesehatan mata. Salmon juga mengandung asam folik, vitamin D, vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin A. |
Most Read Articles
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- Diet bagi Penderita Hipertensi
Random Artikel
- Pengaruh Obat-obatan Terhadap Fungsi dan Perilaku Seksual Anda
- Pengawetan Pangan dengan Penggaraman
- Improved Search Engine Rank
- Budidaya Cacing Tanah
- Penggunaan Lemak Dalam Olahraga
- 21 Jenis Makanan untuk Kesehatan Kulit
- Benarkah Diabetes Penyakit Keturunan?
- Manfaat Pegagan
- Ortu Ogah Jelasin Soal Seks
- Makanan Pembangkit Gairah Seks dari Dapur Anda
- Empat Khasiat Asam Lemak Omega 3
- Melatih bicara pada burung beo
- Lima Langkah Mencegah Flu Burung
- Berbagai Khasiat Temulawak Bagi Kesehatan
- Penurunan Mutu dan Proses Pembusukan Ikan