Healthy Articles

Minuman Bersoda Menyebabkan Sindrom Metabolik dan 15 Gangguan Kesehatan Lainnya

Minuman bersoda memang memiliki rasa yang enak, menyegarkan dan praktis untuk dinikmati, apalagi dinikmati selagi dingin saat cuaca panas. Selain hanya memberikan rasa enak dan efek sensasi di mulut, minuman jenis ini hampir tidak memberikan manfaat lain bagi tubuh, bahkan bahan-bahan yang dikandungnya dapat berpotensi merugikan kesehatan anda. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan yang lebih baik, masyarakat kini banyak yang beralih mengkonsumsi minuman mineral dalam kemasan.

Minuman ringan (soft drink) adalah minuman yang tidak mengandung alkohol, merupakan minuman olahan dalam bentuk bubuk atau cair yang mengandung bahan makanan dan / atau bahan tambahan lainnya baik alami maupun sintetik yang dikemas dalam kemasan siap untuk dikonsumsi. Minuman ringan terdiri dari dua jenis, yaitu: minuman ringan dengan karbonasi (carbonated soft drink) dan minuman ringan tanpa karbonasi.

Minuman ringan dengan karbonasi adalah minuman yang dibuat dengan mengabsorpsikan karbondioksida ke dalam air minum. Minuman soda atau bersoda merupakan salah satu jenis minuman ringan karbonasi.

Bahan Tambahan dan Bahayanya

Minuman soda memiliki berbagai zat tambahan, termasuk penambah rasa, zat pewarna, zat tambahan asam, agen pembentuk busa, serta zat pengawet yang tidak baik untuk kesehatan. Hampir semua minuman karbonasi/bersoda menggunakan bahan tambahan, yang menurut berbagai penelitian di laboratorium ialah:

1. Karbohidrat

Suatu hal yang mustahil, kalau ada perusahaan minuman ringan yang mengatakan bahwa produknya tanpa bahan tambahan. Jika ada perusahaan minuman ringan tidak menggunakan bahan tambahan tentunya tetap menggunakan gula dan karbohidrat. Hanya saja jumlah karbohidrat pada minuman ringan cukup tinggi. Sedangkan zat penting lain seperti protein, vitamin dan mineral, jarang ada pada minuman ringan. Apalagi yang namanya minuman berkarbonasi/bersoda hampir tidak ada gizi di dalamnya. Gula ini memudahkan pengeluaran kalsium dari tubuh, hal ini berdampak buruk pada kondisi tulang anda.

2. EDTA

Minuman karbonasi/soda banyak yang mengandung bahan tambahan dimulai dari pemberi rasa, pewarna sampai pengawet. Agar minuman tsb tetap bisa mengeluarkan sodanya, ada suatu bahan khusus yang ditambahkan, yakni EDTA atau ethylenediamine tetraacetate yang berfungsi memperpanjang daya tahan soda dalam minuman tsb. Hanya saja, bila tubuh kelebihan mengkonsumsi bahan ini, bisa mengganggu fungsi tubuh. Yang pertama, bisa menghambat penyerapan vitamin dalam tubuh. Lalu, juga mempengaruhi keseimbangan kalsium, zat yang dibutuhkan tulang anak untuk tumbuh akan terganggu. Parahnya, jika ketidak seimbangan ini bila berlangsung lama dan kontinyu, akan mengganggu fungsi ginjal.

3. Asam Sitrat

Minuman karbonasi/soda, kadang-kadang terasa asam/masam. Rasa inipun sebenarnya tidak asli, tapi akibat diberi bahan tambahan. Tujuan pemberian asam dalam minuman adalah untuk memberikan rasa masam. Dengan adanya rasa masam, maka rasa manisnya gula akan terasa lebih menggoda. Dengan adanya bahan ini inversi (penyebaran) gula dalam minuman bisa lebih cepat. Dan dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, serta iritasi pada lambung.

4. Gula Cair

Untuk bahan pemanis, zat yang digunakan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu gula alami dan sintetis. Adanya gula ini juga memudahkan terjadinya kenaikan berat badan, terutama pada anak-anak.

5. Sulfit dan Sulfur dioksida

Dalam konsumsi yang berlebih, dapat menyebabkan sakit kepala dan diare dan juga mengiritasi lambung serta menyebabkan orang yang kelebihan mengkonsumsi bahan ini menjadi hipersalivasi (banyak mengeluarkan air ludah).

Dampak Buruk Bagi Kesehatan

Minum sekaleng soda saja sehari dinyatakan bisa meningkatkan risiko sindrom metabolik hingga 48%. Sindrom metabolik merupakan serangkaian faktor risiko penyakit jantung dan diabetes. Berikut beberapa efek negatif lain dari minuman bersoda:

1.Obesitas

Mereka yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko lebih besar mengalami obesitas. Jika  meminumnya setiap hari selama sebulan, maka  akan memiliki 500 gram tambahan berat badan dan sulit untuk menghindarinya.

2.Rendah gizi

Tidak ada penelitian yang mengungkapkan soda mengadung nilai gizi. Jika mengkonsumsinya berlebih maka  hanya akan menambah racun pada tubuh.

3.Tingkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes

Soda, bahkan soda diet sekali pun, berisiko memicu penyakit jantung dan diabetes. Orang dewasa yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko 50% lebih besar mengalami sindrom metabolik (serangkaian faktor risiko, seperti kelebihan lemak di area pinggang, kadar kolesterol baih HDL rendah, tekanan darah tinggi dan gejala lainnya).

4.Picu osteoporosis

Saat minum soda, gigi dan tulang akan melepaskan kalsium ke aliran darah untuk membantu menyeimbangkan asam fosfor yang dikandung soda. Selanjutnya, asam fosfor ini akan dikeluarkan dari dalam tubuh bersamaan dengan kalsium yang telah dilepaskan tulang dan gigi. Proses ini akan terus berlangsung setiap kali Anda minum soda, sehingga merampas persediaan kalsium tubuh dan memicu osteoporosis.

5.Ganggu sistem kekebalan tubuh

Kandungan pemanis di dalam soda tetap saja gula. Gula merusak gigi, mengganggu sistem kekebalan tubuh, dan bisa memicu penyakit degeneratif.

6.Picu sakit ginjal

Mereka yang minum soda diet sehari berisiko ganda mengalami penurunan fungsi ginjal.

7.Beresiko sakit maag

Jika anda termasuk soda addict, kemungkinan akan mudah terkena ganguan  maag.

8.Dehidrasi

Soda benar – benar membuat seseorang menjadi dehidrasi. Pasalnya kafein dan gula yang terkandung pada soda dapat membuat orang  merasa cepat haus.

9.Gangguan system pencernaan

Asam yang terdapat pada soda tidak bereaksi dengan baik, sehingga dapat menggamggu sistem pencernaan anda.

10. Menurunkan Kualitas Sperma

Menurut sebuah penelitian di Denmark, Pria yang mengonsumsi minuman bersoda sekitar satu liter atau berlebihan bisa menurunkan jumlah produksi dan kualitas sperma. Hasil penelitian itu menemukan, jumlah sperma pria yang rutin minum minuman bersoda hampir 30 persen lebih rendah dibandingkan yang tidak minum.

Namun, penelitian ini juga menuai kontroversi. Menurut Badan Kesehatan Dunia, WHO, minuman bersoda tidak terlalu mempengaruhi kesehatan reproduksi pria. Meski pria memiliki jumlah sperma yang sedikit, mereka tetap bisa memberikan keturunan.

11. Mengikis Gigi

Minuman bersoda , terutama pada minuman ringan jenis kola, memiliki kandungan utama yang disebut phosporic acid. Asam jenis itu merupakan jenis yang digunakan para dokter gigi untuk memperhalus enamel gigi sebelum dilakukan penambalan, fungsinya seperti ampelas untuk menghaluskan gigi.

Selain itu, tingginya kandungan gula pada sebagian besar minuman juga memiliki pengaruh yang tidak sedikit. Ketika bakteri plak pada gigi menyerap gula yang berasal dari makanan atau minuman, maka bakteri itu akan mengubahnya menjadi asam yang kemudian mengikis enamel.


12. Dapat Menyebabkan Bayi Lahir Prematur

Para Ibu yang kerap menenggak minuman ringan bersoda mengandung pemanis buatan mengalami risiko besar melahirkan bayi prematur. Riset yang didanai oleh Uni Eropa  (UE) mengungkap hubungan antara jumlah minuman yang dikonsumsi dengan kelahiran dini di antara 60 ribu wanita yang diikutkan dalam penelitian.

13. Memperbesar Resiko Terkena Encok

Sebuah penelitian menemukan meminum soda dapat memperbesar risiko terkena encok. Encok merupakan peradangan yang menimbulkan rasa nyeri. Peradangan terjadi karena kadar asam urat pada arah mengalir ke otot.

Sejumlah peneliti kemudian melakukan pengamatan selama 22 tahun kepada peminum air soda. Mereka menemukan orang yang baru saja meminum segelas soda berpemanis langsung mendapatkan risiko peradangan tersebut.

14. Mengandung Bakteri Tinja Manusia

Semakin banyak saja alasan untuk tidak mengonsumsi minuman soda. Kali ini peneliti mengungkapkan fakta horor tentang minuman soda. Hampir 48 persen minuman soda yang berasal dari tempat-tempat fast food atau cepat saji mengandung bakteri yang banyak terdapat pada tinja.

Bakteri tersebut awalnya berkembang dari kran minuman soda yang jarang dibersihkan. Bisa dibayangkan jika bakteri yang menempel pada kran minuman soda itu masuk dan berkembang dalam tubuh manusia. Alhasil, diare, sakit perut, keracunan dan penyakit pencernaan lainnya pun bisa mengancaman kesehatan.

15. Minuman Soda Bisa Picu Penuaan Dini

Menikmati minuman bersoda dikala sedang panas kadang begitu menyejukkan. Sayangnya, ketika sudah menjadi kebiasaan akan berdampak negatif bagi kesehatan. Hasil penelitian menunjukan kandungan fosfat pada minuman mempercepat proses penuaan. Itu dikarenakan fosfat merusak jaringan kulit dan otot. Lebih jauh, kandungan fosfat juga merusak jantung dan ginjal.


Hentikan Kebiasaaan Minum Minuman Bersoda

Jika anda sudah benar-benar kecanduan mengkonsumsi minuman bersoda, mungkin akan kesulitan untuk langsung menghentikan kebiasaan buruk ini. Lakukan hal ini secara bertahap, ingat bahwa masih banyak minuman yang menyehatkan dengan rasa yang enak.

1. Jika anda sudah pada tahap kecanduan, maka hentikan sedikit demi sedikit konsumsi minuman bersoda, beralihlah mengkonsumsi minuman sehat lainnya. Perubahan ini harus dilakukan secara bertahap, dan mungkin anda akan merasakan dampaknya, misalnya seperti penarikan fisik gula dan kafein dapat menyebabkan kelelahan, perubahan suasana hati, sakit kepala dan tidur yang terganggu.

2. Ubah kebiasaan anda. Jika anda sulit menghentikan kebiasaan mengonsumsi soda, coba secara perlahan ganti dengan minuman yang diolah dari bahan alami seperti jus, atau lebih baik ganti dengan air mineral yang sehat atau jus jeruk segar. Jadi tidak perlu lagi cemas, dengan asupan yang masuk pada tubuh.

Bagaimana pun juga, mengonsumsi sesuatu secara berlebihan akan berakibat buruk bagi tubuh anda. Tubuh punya batas maksimum ketka menampung zat-zat makanan yang masuk, ketika berlebih, maka zat itu tidak akan berguna dan akan diekskresikan atau disimpan dalam tubuh. Ketika terjadi kelebihan zat-zat itu, biasanya dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh.


#dari berbagai sumber

2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates