| Sering Berjemur Bikin Wanita Panjang Umur |
|
Punya kulit putih bersih merupakan dambaan wanita kebanyakan, sehingga tak sedikit yang selalu menghindari sinar matahari. Padahal wanita berkulit gelap akibat sering berjemur lebih beruntung, karena memiliki peluang lebih besar untuk berumur panjang. Sinar matahari semacam insulin yang akan memberikan kemudahan proses penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal ini akan merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glycogen), dan tersimpan pada hati dan otot, dengan demikian menurunkan gula darah. Terpaan sinar matahari membantu membunuh bakteri penyakit, virus dan jamur. Hal itu berguna untuk perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonitis, pneumonia, mumps, asma saluran pernapasan. Beberapa dari virus penyebar kanker ditaklukkan oleh sinar ultraviolet (UV) ini. Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. Dalam waktu 10 menit saja bakteri yang beterbangan di udara dapat dilumpuhkan oleh sinar matahari. Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit. Ia mengubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Mengarahkan bagian dari tubuh ke sinar matahari selama 5 menit saja memberikan 400 unit vitamin D. Wow coba hitung sendiri jika kita berjemur selama 30 menit. Sinar matahari dapat meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan kebugaran pernafasan ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari. Karena proses pengubahan kolesterol di bawah kulit menjadi vitamin D, menyebabkan tubuh mengeluarkan kolesterol yang ada dalam darah menuju ke kulit, sehingga mengurangi kolesterol dalam darah. Pancaran sinar matahari yang mengenai tubuh menambah sel darah putih terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi (gamma globulins) bertambah. Pengaruh ini bertahan sampai 3 minggu. Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernafasan dengan sinar matahari. Sepuluh menit di bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu dapat mengurangi flu 30-40 %. Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, otomatis dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan sangat menolong pembentukan & perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia (pelembutan tulang tidak normal). |
Most Read Articles
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- Diet bagi Penderita Hipertensi
Random Artikel
- Aneka Herba Penambah Kesuburan
- Enam Makanan Pemicu Sembelit dan 6 Resep Alami Atasi Sembelit
- Mandi, Segar dan Menyehatkan
- Sepuluh Makanan Penyembuh
- Mau Terhindar dari Hipertensi, Batasi Garam 1 Sendok Teh per Hari
- Manfaat Baik dan Buruk dari Es Krim
- Udang yang Kaya Protein dan Rendah Kalori
- Adsense Page Impressions and Google Analytics Pageviews Do Not Match
- Peran Bidan Dan Dukun Bayi Dalam Pelaksanaan Kemitraan
- Mengenal Kesenian Tarling
- Mengenal Beberapa Antinutrisi pada Bahan Pakan
- Penerimaan Dokter PTT 2009
- Cara Sederhana Atasi Gigitan Serangga
- Enam Masalah pada Sperma Pria
- Pengawetan Ikan dengan Pengasapan