| Waspadai Gangguan Penyakit Saat Berpuasa |
|
Meski puasa merupakan salah satu bentuk terapi kesehatan, namun bila salah melakukannya, beberapa penyakit bisa datang dan mengganggu kenyamanan kita menjalankan ibadah puasa. Susah buang air besar sering dialami saat berpuasa. Sembelit bisa menyebabkan ambein (haemorroids), rasa nyeri disaluran anal dan gangguan pencernaan yang membuat perut terasa kembung. Kondisi ini normal saat kita berpuasa karena tubuh banyak menyaring makanan, kurang minum (cairan) dan kurang konsumsi serat. Saat berbuka kita sering tak bisa mengontrol diri untuk makan. Penyebab: makan berlebihan, terlalu banyak mengkonsumi makanan yang digoreng dan berlemak, makanan pedas, dan makanan yang memicu produksi gas, seperti telur, kubis, minuman berkarbornasi. Keringat yang berlebihan, rasa lemas, letih, lesu, tak ada energi, pusing terutama saat bangun dari posisi duduk, pucat, dan merasa ingin pingsan merupakan gejala- gejala yang umum dijumpai pada penderita tekanan darah rendah. Hal ini lebih sering terjadi pada siang hari. Sakit kepala atau pening selalu dialami beberapa orang saat berpusa, karena mereka harus menghilangkan kebiasaan yang biasa dilakukan di siang hari, seperti merokok, minum kopi atau rutinitas kerjaan yang menuntut banyak tenaga, dan menahan rasa kantuk. Sakit kepala ini semakin parah jika dibarengi tekanan darah rendah, bahkan menyebabkan rasa mual sebelum waktu berbuka. Lesu, pening, mudah lelah, konsentrasi buruk, mudah berkeringat, merasa goncang (tremor), tak dapat melakukan aktivitas fisik, sakit kepala, adalah gejala- gejala yang sering dijumpai pada penderita gula darah rendah. Untuk penderita yang bukan termasuk penderita diabetes, gejala ini disebabkan karena memiliki terlalu banyak gula, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat saat sahur. Kurang konsumsi kalsium, magnesium dan kalium bisa menyebabkan kram otot, cobalah mengkonsumsi makanan kaya mineral misalnya produk susu, daging, buah-buahan dan sayur mayur. Naiknya asam lambung pada perut kosong saat berpuasa semakin memperburuk kondisi tersebut, perut bagian atas (ulu hati) terasa terbakar dan menyebabkan rasa tak enak diperut. Hindari makanan pedas, kopi dan minuman bersoda untuk mencegah kondisi semakin buruk. Batu ginjal terjadi pada orang yang kurang minum, karena itu untuk penderita bantu ginjal, perbanyak minum saat berbuka dan sahur untuk mencegah pembentukan batu ginjal. |
Most Read Articles
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- Diet bagi Penderita Hipertensi
Random Artikel
- Manfaat Pisang Bagi Kesehatan Sperma
- Pegagan, Tumbuhan Anti Cellulite
- Mengenal Siklus Menstruasi
- Penyakit Cuplak yang Disebabkan Virus
- Penyakit Infeksi Akibat Bakteri Escherichia coli
- Khasiat Buah Nanas
- Cacing Tanah Sebagai Obat
- Tatalaksana Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)
- Kolesterol Superjahat: MGmin-LDL
- Peranan Asam Jengkol pada Keracunan Buah Jengkol
- Daging Kambing dan Potensi Seks Pria
- Peluang Tanaman Rempah Dan Obat Sebagai Sumber Pangan Fungsional
- Pengawetan Ikan dengan Pengasapan
- Sepuluh Bahan Pangan Musuh Kolesterol
- Penyakit yang Membuat Tidur Terasa Melelahkan