Petai merupakan sejenis tumbuhan dalam family Leguminosae yang berasal dari kawasan Asia Tenggara yang beriklim panas lembap. Pohon ini pada mulanya tumbuh liar di dalam hutan-hutan Indonesia, Malaysia, Brunei and Thailand, tetapi sekarang banyak dibudidayakan. Nama botaninya Parkia speciosa.

Petai mengandung zat asam amino dan karbohidrat kompleks yang dapat menyebabkan air kencing berbau menyengat dan khas. Menurut penelitian, petai mengandung:

  • Lemak: 0.8183%
  • Protein: 5.2%
  • Karbohidrat: 2.06%
  • Kalori: 36,647%
  • Vitamin C: 4.18335
  • Air: 25.38%
  • Abu: 0.95%
  • Serat kasar: 22.30%
  • Gula: 0.916 ppm
  • Kalsium: 1.35 ppm
  • Kalium: 842.45 ppm
  • magnesium: 7.8 ppm,
  • dan lain-lain.


Pohon petai tumbuh tegak dengan batang kayu keras dan daun bentuk yang khas, memiliki ketinggian dapat mencapai 30 meter. Petai berbuah dalam bentuk papan, biji berwarna hijau muda. Bunga petai berwarna putih kekuningan, berbentuk bulat dan terbentuk diujung dahan.

Memakan petai sangat bermanfaat bagi tubuh kita, walau terkenal karena baunya yang menyengat, setingkat di bawah jengkol. Masyarakat Indonesia, terutama kalangan bawah sudah terbiasa makan petai, selain murah dan mudah didapat, ternyata memakan petai juga dapat meningkatkan stamina bagai para pekerja keras.

Di bawah ini merupakan sebagian dari manfaat-manfaat petai:

1. Meningkatkan Kemampuan Otak

Dua ratus siswa di Twickenham (Middlesex, England) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan petai pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

2. Menghasilkan Tenaga Instan yang Besar

Petai memiliki 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya.

Riset membuktikan dua porsi petai mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit. Makanya jangan heran jika petai adalah buah yang disukai oleh para pekerja keras dan, bahkan atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa petai tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat petai menjadi salah satu makanan penting dalam makanan keseharian kita.

3. Mengatasi Anemia

Dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

4. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan petai untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

5. Mengatasi Depresi

Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Zat inilah yang membuat orang jadi rileks, mampu memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

6. Mengatasi Sembelit

Karena kandungan serat yang tinggi, maka petai akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.

7. Mengobati Mabuk

Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake petai, yang ditambahkan pemanis dengan madu. Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang menurun drastis, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.

8. Mengatasi Gigitan Nyamuk

Sebelum anda meraih creamm obat gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit petai. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.

9. Menenangkan Saraf

Petai mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

10. Terhindar dari Kegemukan

Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.

Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik tadi, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.

11. Membantu Berhenti Merokok

Petai dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek ketagihan nikotin.

12. Mengatasi Stroke

Menurut riset dalam “The New England Journal of Medicine,” makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.

Ternyata, petai merupakan obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.

Nah, selamat mencoba.

dari: internet

loading...