| Mau Menjawab Soal Ujian Sekolah Dengan Mudah? Cobalah Sarapan dengan Petai |
|
Petai merupakan sejenis tumbuhan dalam family Leguminosae yang berasal dari kawasan Asia Tenggara yang beriklim panas lembap. Pohon ini pada mulanya tumbuh liar di dalam hutan-hutan Indonesia, Malaysia, Brunei and Thailand, tetapi sekarang banyak dibudidayakan. Nama botaninya Parkia speciosa.
Dua ratus siswa di Twickenham (Middlesex, England) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan petai pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada. Petai memiliki 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia. Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan petai untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke. Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Zat inilah yang membuat orang jadi rileks, mampu memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia. Karena kandungan serat yang tinggi, maka petai akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ. Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake petai, yang ditambahkan pemanis dengan madu. Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang menurun drastis, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh. Sebelum anda meraih creamm obat gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit petai. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini. Petai mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf. Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi. Petai dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek ketagihan nikotin. Menurut riset dalam “The New England Journal of Medicine,” makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%. |
Most Read Articles
- Gangguan yang sering terjadi pada Sistem Ekskresi
- Khasiat Buah Mahkota Dewa
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernafasan Manusia
- Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil
- Manfaat Kunyit untuk Pengobatan
- Khasiat Pisang untuk Pengobatan
- Khasiat Buah Jambu Biji
- 5 Macam Penyakit Akibat Pencemaran Partikel Debu di Udara
- Manfaat Pepaya untuk Obat
- Diet bagi Penderita Hipertensi
Random Artikel
- Sekilas Mengenal Penyakit Cacar Monyet
- Situasi Keamanan Pangan dan Gizi Buruk
- IdBlogNetwork, PPC Premium Rasa Lokal
- Pengolahan Pangan dengan Fermentasi
- Sembilan Obat Alami untuk Penyakit Jantung Koroner
- Anggur, Snack Bagi Jantung Sehat
- Penerapan Kewaspadaan Standar di fasilitas pelayanan kesehatan
- Mengenal Fungsi dan Kerja Ginjal
- Kebiasaan Mengompol pada Anak dan Lansia
- Aneka Ragam Alat Kontrasepsi
- Ikan vs Kanker Prostat
- Panasea Penyelamat Jantung
- Prospek dan Potensi Ulat Sagu
- Sereh, Bumbu Dapur yang Sarat Khasiat bagi Kesehatan
- Sekilas Mengenal Penyakit Kusta