Besi merupakan mineral yang memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh. Kekurangan zat besi sering dikaitkan dengan anemia, terutama di kalangan wanita hamil dan anak-anak perempuan usia reproduksi. Karena gejala kekurangan zat besi yang tidak menonjol di awal, menjadikannya sulit untuk mendiagnosa masalah pada tahap awal. Bahkan ketika ada beberapa gejala penting, kita biasa mengabaikannya dan menganggapnya sebagai tanda-tanda umum dari kelelahan dan keletihan.

Umumnya, kekurangan zat besi dapat dideteksi dengan pemeriksaan hemoglobin darah. Mengetahui apa yang terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Gejala kekurangan zat besi dapat bervariasi dari orang ke orang, tergantung pada tingkat keparahan. Ketika tubuh kehilangan zat besi, aliran oksigen ke jaringan tubuh akan terpengaruh.

Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi haemoglobin, sebuah protein yang berfungsi mengirimkan oksigen dalam sel ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi bisa berujung pada anemia. Karena itu, sebaiknya kenali tanda-tanda kurang zat besi sebelum menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Berikut adalah beberapa gejala akibat kekurangan zat besi:

1. Rambut rontok

Apakah anda merasa bahwa rambut anda rontok lebih dari 100 helai rambut dalam sehari? Maka hal ini bisa jadi merupakan salah satu gejala dari kekurangan zat besi. Ketika folikel rambut kekurangan oksigen, hal ini akan mempengaruhi proses normal pembentukan dan pertumbuhan rambut, dan selanjutnya dapat mengakibatkan rontoknya rambut.

2. Kekebalan tubuh menurun

Besi berperan penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Kadar zat besi yang rendah dapat menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih mudah terserang infeksi atau penyakit. Pasokan oksigen yang cukup ke limpa penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat.

3. Sakit kepala

Umumnya orang-orang yang kekurangan zat besi sangat mungkin untuk sering mengalami sakit kepala. Meski kekurangan zat besi, tubuh secara otomatis akan mengirimkan lebih banyak darah ke otak dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Walaupun begitu, otak tetap akan menerima lebih sedikit zat besi daripada seharusnya. Ini akan menyebabkan arteri membengkak dan memicu sakit kepala.

4. Kulit pucat

Kulit pucat adalah gejala yang paling menonjol dari kekurangan zat besi, yang biasanya dapat menandakan bahwa anda mengalami kekurangan zat besi. Dokter ahli dapat mendiagnosa kekurangan zat besi dengan memeriksa kulit, lidah dan mata.

Haemoglobin adalah zat yang bisa memberikan kulit warna kemerahan. Karena itu, jika seseorang kekurangan zat besi dan adalah merah, biasanya mereka akan memiliki kulit yang pucat. Biasanya ini lebih mudah terdeteksi pada orang yang berkulit cerah. Namun apapun warna kulit anda, jika gusi, bibir bagian dalam, dan bagian dalam kelopak mata berwarna pucat, kemungkinan anda kekurangan zat besi.

5. Sindrom Restless Leg

Restless Leg Syndrome (RLS) adalah kondisi dimana tubuh merasa tidak nyaman baik dalam keadaan duduk maupun dalam keadaan berbaring. RLS dapat membuat seseorang sulit tidur pada malam hari dan juga pada saat melakukan perjalanan dengan kendaraan. RLS juga dapat diartikan sebagai suatu kondisi neurologis yang digambarkan dengan suatu keinginan yang tidak tertahankan untukĀ  menggerakkan kaki.

Sampai saat ini, penyebab RLS belum diketahui secara pasti. Namun, salah satu penyebab Restless Leg Syndrome adalah kekurangan zat besi, sekitar 20% orang yang memiliki sindrom Restless Leg didiagnosa memiliki kekurangan zat besi.

6. Keinginan Makan Yang Tidak Biasa

Meski sangat tidak umum, beberapa orang yang kekurangan zat besi dilaporkan mengalami keinginan makan atau ngemil yang aneh, seperti tanah liat, es, kapur, kertas dan lain-lain. Biasanya hal ini tidak terlihat dalam tahap awal dari kekurangan zat besi.

7. Rasa lelah

Rasa lelah, lemah, dan lesu adalah gejala umum yang terjadi pada tubuh ketika kekurangan zat besi. Meski begitu, tanda ini juga yang paling sulit dideteksi, karena orang biasa merasa lelah akibat kebanyakan aktivitas yang dilakukan. Kekurangan zat besi akan menyebabkan asupan oksigen dalam sel dan seluruh tubuh berkurang sehingga akan mengurangi tingkat energi dalam tubuh.

8. Lidah bengkak

Kekurangan oksigen menyebabkan otot untuk memperbesar dan ini terlihat jelas di lidah. Kekurangan zat besi akan menurunkan kadar myoglobin, yang mendukung otot. Hal ini akan menyebabkan retak di sisi mulut juga.

9. Kuku rapuh

Kuku rapuh dianggap sebagai salah satu gejala spesifik dari kekurangan zat besi. Sebelum pergi ke tempat perawatan kuku, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter untuk mencari tahu penyebab pasti dari rapuhnya kuku anda. Mengetahui gejala yang paling umum dari kekurangan zat besi sangat penting, sehingga Anda dapat berkonsultasi dengan ahli medis di tahap-tahap awal.

Untuk menjaga agar tubuh tidak kekurangan zat besi, perbanyak mengkonsumsi makanan sumber zat besi, seperti bayam, brokoli, buncis dll. Atau jika anda sudah yakin bahwa anda mengalami kekurangan zat besi, bisa juga melakukan suplementasi zat besi. Juga agar menghindari konsumsi alkohol dan kafein, termasuk juga obat-obatan yang banyak mengandung kafein.

loading...