Paralisis pita suara merupakan suatu kelainan jika terjadi interupsi rangsang saraf ke kotak suara (laring). Paralisis ini akan menyebabkan pasien sulit berbicara bahkan untuk bernapas, karena pita suara bukan hanya untuk menghasilkan suara saja, namun juga berfungsi melindungi jalan napas kita dari masuknya makanan, minuman, bahkan air liur ke trakea, yang akan menyebabkan tersedak. Ada beberapa penyebab kelainan ini, di antaranya kerusakan saraf saat operasi dan beberapa jenis kanker. Selain itu, paralisis pita suara juga dapat disebabkan karena infeksi virus atau kelainan neurologik. Umumnya kelainan ini dapat ditandai dengan gejala serak, bunyi napas berisik, tersedak atau batuk saat menelan makanan, minuman atau liur, sering mengambil napas saat berbicara, dan lain-lain.

Ada beberapa modalitas terapi yang dapat digunakan untuk mengatasi kelainan ini, baik menggunakan terapi suara, injeksi, operasi, atau kombinasi beberapa tipe terapi ini. Salah satu modalitas pengobatan yang tengah diteliti dan memberikan prospek cukup baik untuk mengatasi keadaan akut adalah nimodipine, tetapi penggunaan obat ini masih bersifat off-label.

Berdasarkan penelitian sebelumnya pada hewan, ditemukan obat ini memberikan efek yang baik untuk penyembuhan fase akut kelainan ini. Rosen, dkk. meneliti penggunaan obat ini pada manusia. Penelitian ini menggunakan desain terbuka dan prospektif melibatkan pasien-pasien AVFP (acute vocal fold paralysis atau paralisis pita suara akut).

Pada awalnya penelitian ini melibatkan 53 pasien, namun 13 pasien tidak memenuhi kriteria inklusi, 5 tidak dapat difollow-up, dan 7 lainnya keluar karena efek samping. Hanya 28 pasien yang dapat dianalisis. Didapatkan bahwa nimodipine mampu memberikan per baikan gerak pita suara hingga 60%, tetapi bila dibandingkan dengan riwayat kontrol dan meta-analisis elektromiografi laringeal, rerata perbaikan dari keadaan AVFP ini tidak akan lebih dari 20%. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa obat ini mampu meningkatkan hingga 3 kali lipat penyembuhan gerakan pita suara pada pasien; namun, masih dibutuhkan uji-uji klinik lain dengan desain yang lebih baik.

Belakangan muncul pertanyaan mengenai saat pemberian yang paling tepat. Sridharan, dkk. telah melakukan penelitian dengan desain ulasan retrospektif melibatkan 53 pasien, (19 orang diinisasi dalam 15 hari pasca-trauma, 23 orang antara 15-30 hari, dan 11 orang pada 30 hari setelah trauma). Hanya ada 51 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Sebanyak 36 (67,9%) pasien mengalami perbaikan per gerakan pita suara yang bermakna. Selain itu, didapatkan tidak ada perbedaan signifikan dari laju penyembuhan pasien yang mendapat obat ini pada hari ke-15 (68,4%), pada hari ke-15 dan 30 (73,9%), dan pasien yang mendapat obat setelah hari ke-30 (54,5%) (p = 0,1405). Dari penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian nimodipine memberikan efek penyembuhan yang baik bagi pasien VFP (vocal fold paralysis). Selain itu, terapi ini akan memberikan efek perbaikan yang serupa tanpa melihat saat dimulainya terapi.

Simpulannya, paralisis pita suara merupakan suatu kelainan jika terjadi interupsi rangsang saraf ke kotak suara (laring). Hal ini akan menyebabkan paralisis (kelumpuhan) otot-otot pita suara, akan menyebabkan kesulitan berbicara bahkan untuk bernapas. Salah satu obat yang dapat digunakan untuk mengatasi kelainan ini, walaupun masih off-label, adalah nimodipine.

Berdasarkan penelitian, disimpulkan bahwa nimodipine memberikan efek penyembuhan yang baik bagi pasien VFP (vocal fold paralysis). Selain itu, terapi ini akan memberikan efek perbaikan yang serupa tanpa melihat saat dimulainya terapi. Masih tetap dibutuhkan uji klinik lain dengan desain yang lebih baik untuk menegaskan hal ini.

REFERENSI:
1. Osborne Head and Neck Institute: Division of Voice and Laryngology. Vocal paralysis [Internet]. [cited 2014 Oct 28]. Available from: http://www.voicedoctorla.com/voice-disorders/vocalparalysis/
2. Vocal cord paralysis [Internet]. [cited 2014 Oct 28]. Available from: http://www.asha.org/public/speech/disorders/vfparalysis/
3. Mayo Clinic. Vocal cord paralysis [Internet]. 2012 [cited 2014 Oct 28]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vocal-cord-paralysis/basics/defi nition/con-20026357
4. Grundfast KM, Harley E. Vocal cord paralysis. Otolaryngol Clin North Am. 1989; 22(3): 569–97.
5. Rosen CA, Smith L, Young V, Krishna P, Muldoon MF, Munin MC. Prospective investigation of nimodipine for acute vocal fold paralysis. Muscle Nerve 2014; 50(1): 114-8.
6. Sridharan SS, Rosen CA, Smith LJ, Young VN, Munin MC. Timing of nimodipine therapy for the treatment of vocal fold paralysis. The Laryngoscope 2014; 125: 186-90.

#CDK

loading...