Healthy Articles

Sepuluh Jenis Buah Kaya Antioksidan

Antioksidan merupakan sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.  Yang termasuk ke dalam golongan zat ini antara lain vitamin, polipenol, karotin, dan mineral. Secara alami, zat ini sangat besar peranannya pada manusia untuk mencegah terjadinya penyakit. Antioksidan melakukan semua itu dengan cara menekan kerusakan sel yang terjadi akibat proses oksidasi bebas.

Radikal bebas sebenarnya berasal dari molekul oksigen yang secara kimia strukturnya berubah akibat dari aktifitas lingkungan. Aktifitas lingkungan yang dapat memunculkan radikal bebas adalah radiasi, polusi, rokok dan lain sebagainya. Jika radikal bebas ini beredar maka banyak pula sel yang rusak sehingga berpotensi menyebabkan proses penuaan, pikun, katarak, penyakit jantung dan kanker.

Bagaimana antiokasidan memerangi radikal bebas?

Antioksidan membantu menghentikan proses perusakan sel dengan cara memberikan elektron kepada radikal bebas. Antioksidan dipercaya mampu untuk mencegah beberapa penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidan akan menetralisir radikal bebas sehingga tidak mempunyai kemampuan lagi mencuri elektron dari sel dan DNA. Proses yang terjadi sebenarnya sangat komplek tapi secara sederhana dapat dilukiskan seperti itu.

Antioksidan bisa dengan mudah kita dapatkan dari makanan. Sayangnya banyak yang tidak mengetahui bahwa makanan tersebut sebenarnya banyak mengandung antioksidan sehingga mereka membeli suplemen antioksidan yang harganya cukup mahal.

Berikut ini adalah 10 buah antioksidan terbaik, yaitu:

1. Kurma (Dactylifera phoenix)

Buah kurma adalah buah yang selalu hadir di saat momen puasa. Rasanya manis, bentuknya bulat atau lonjong, warnanya kecoklatan, kehitaman, dan dia adalah buah yang sangat kaya akan nutrisi baik. Buah kurma mengandung kalium (potassium), serat, kalsium, zat besi (Fe), Vitamin A, B2, B12, dan Vitamin C, aspirin, salisilat, fosfor, sulfur, natrium (sodium), magnesium, cobalt, seng, fluorin, tembaga (Cu), mangaan, selulosa, dan karbohidrat (berupa glukosa dan fruktosa). Kandungan vitamin C nya berperan sebagai antioksidan.

Kurma mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik. Kurma adalah sumber vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukan menjaga kulit tetap sehat. Mengkonsumsi buah-buahan alami yang kaya akan vitamin A diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

2. Kismis

Kismis adalah buah anggur (hijau atau hitam) yang dikeringkan. Tak mengejutkan jika kismis masuk dalam daftar 10 buah kaya antioksidan. Tentu saja karena bahan dasar kismis adalah anggur yang memang mengandung zat antioksidan yang tinggi.  Kismis dapat ditemui di dalam roti, namun bisa ditaburkan pada oatmeal, rasanya lezat dan tidak akan membuat bosan. Catechin, salah satu dari antioksidan pada kismis, sangat berguna dalam pencegahan tumor dan kanker kolon serta menjaga kesehatan jantung kita.

Phenolic Phytonutrients, dikenal karena memiliki fungsi sebagai pembunuh kuman, antibiotik dan antioksidan, banyak ditemui di kismis. Saat demam, Phenolic Phytonutrients akan membantu menyembuhkannya dengan melawan infeksi bakteri. Kismis mengandung senyawa antioksidan alami yang berupa oleanolic acid, oleanolic aldehyde, betulin, betulinic acid dan 5 (hydroxymethyl)-2-furfural yang ternyata ampuh untuk melawan bakteri penyebab kerusakan gigi dan gusi.

3. Blueberry (Vaccinum corymbosum)

Blueberry adalah buah yang berasal dari Amerika Utara. Buah yang tumbuh di musim panas di Amerika Utara ini tumbuh secara liar seperti semak, memiliki khasiat banyak sekali yang terkandung di dalamnya. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri masih jarang kita jumpai, namun berbagai olahannya bisa ditemukan di berbagai gerai minuman dan es krim. Warnanya hijau, dan akan berubah menjadi ungu jika sudah matang dengan rasa manis. Rasa buahnya agak asam dan biasa dijadikan selai dan untuk topping roti dan kue.

Blueberry mengandung berbagai zat gizi, contohnya beberapa mineral (mangan, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan seng), Vitamin B1, B2, B3, dan B6, Vitamin C, Vitamin E, Vitamin K, karbohidrat, lemak, dan antosinin. Antisinin adalah zat antioksidan yang mampu menghambat perkembangan sel kanker, inflamasi, serta baik untuk kesehatan kulit serta mencegah penuaan. Jika Anda tertarik mengonsumsi blueberry ini, di Indonesia tersedia blueberry kalengan yang siap dimakan.

Selain buahnya, akar dan daun blueberry ternyata juga sama saktinya. Apabila diolah menjadi teh, akar pohon blueberry dapat membantu mengurangi rasa sakit pada saat melahirkan dan memberikan efek relaksasi. Sedangkan daunnya, apabila direbus dan diminum, dapat menjadi tonik penambah darah untuk memurnikan tubuh serta meredakan batuk.

4. Blackberry

Blackberry adalah buah yang beken menjadi brand sebuah ponsel ini juga salah satu buah yang kaya akan antioksidan. Bentuknya sangat mirip dengan murbey. Namun, yang ini berbeda karena buah dalam tangkai yang saling bergerombol. Zat antiokasidan yang terkandung dalam buah ini adalah antosinin, senyawa fenol yang mirip dengan kandungan buah anggur.

5. Strawberry

Buah strawberry warnanya merah merona, bentuknya khas, aromanya segar. Buah strawberry sangat baik untuk kesehatan. Di pasar juga sudah banyak menjual dalam kemasan plastik. Strawberry mengandung Vitamin K, mangan, asam folat, potasium, riboflavin, Vitamin B5, B6, magnesium dan omega 3. Dan tak ketinggalan, ia mengandung zat antioksidan yang membuat buah ini berwarna merah mengggemaskan.

6. Raspberry

Raspberry sama dengan barries lainnya, ia juga kaya akan antioksidan. Rasa buahnya asam, menandakan kandungan Vitamin C yang tinggi di dalamnya. Buah raspberry ini jika dikonsumsi secara rutin sangat banyak manfaatnya. Ia dapat mencegah kerusakan sel otak, melancarkan pencernaan, mencegah kanker usus, meminimalisir alergi tubuh, mencegah penyakit jantung, mencegah penuaan dini, dan masih banyak manfaat baik lainnya.

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah raspberry mampu menangkal radikal bebas dan melawan penuaan sejak dini, memperbaiki sel kulit yang rusak sehingga menjaga kelembapan kulit membuatnya terasa lembut dan kenyal. Selain itu juga, antioksidan bisa mencegah terjadinya perkembangan sel kanker dan tumor. Beberapa penelitian juga menyatakan kalau respberry adalah salah satu buah yang cukup aman dikonsumsi mereka yang menderita penyakit diabetes. Dengan mengkonsumsi raspberry secara teratur, dapat membuat tubuh tidak mudah lelah dan mencegah terjadinya nyeri pada persendian.

7. Plum

Buah plum ini mungkin tak begitu populer. Buah segarnya banyak tersedia di supermarket. Rasa buahnya asam manis. Buah ini selain mengandung 38% antioksidan yang jauh lebih banyak daripada blueberry, juga sangat kaya akan serat larut yang membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh. Jika anda ingin berdiet, buah plum ini cocok sebagai bekal pencuci mulut makan siang.

8. Jeruk

Bentuknya bulat, warnanya kuning ke oranyean, dan rasanya asam manis. Sangat cocok diperas sebagai jus atau dimakan begitu saja. Jeruk, mengandung Vitamin C yang ternyata sangat baik untuk mencegah pengeroposan tulang, mencegah penyakit batu ginjal, mencegah asma, membantu menurunkan kolesterol, mencegah dan menyembuhkan anemia dan lain sebagainya. Setiap 100 gram jeruk, mengandung energi 45 kkal, protein 0,9 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 11,2 g, fosfor 23 g, kalsium 33 g, besi 0,4 g, Vitamin A 190 IU, Vitamin B1 0.08 mg, Vitamin C 49 mg, serta air 87,2 gram.

9. Anggur merah

Anggur merah bukanlah minuman yang memabukkan, tetapi benar-benar buah anggur segar yang siap untuk disantap dan dinikmati. Anggur merah jika dikonsumsi rutin setiap hari akan membuat awet muda. Ini karena kadar antioksidan dalam anggur sangat tinggi, dan anggur juga mengandung kalium yang mampu menghambat penuaan dini. Nutrisi yang terkandung pada anggur adalah artaric acid, malic acid, pectin, tanin, flavone glycosides, flavanoid, resveratrol, mineral, gula, vitamin A, B1, B2, B6, B12 dan C. Semakin gelap warna anggur maka semakin tinggi kandungan flavanoidnya.

Flavanoid merupakan antioksidan yang dapat melindungi kerusakan pembuluh darah dan mencegah penggumpalan trombosit. Resveratrol berkhasiat sebagai antioksidan yang mengurangi pembentukan plak di dalam pembuluh darah arteri. Buah anggur juga berkhasiat menjadi pencahar ringan sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pencernaan, penawar racun, peluruh kencing, menghentikan pendarahan, melancarkan aliran darah, anti kanker dan memperkuat tubuh melawan penyakit, seperti fungsi hati yang buruk.

10. Cherry (Prunus avium)

Buah cherry ini manis bentuknya, kaya pula nutrisinya, rasanya unik, asam dan manis (terutama jika sudah dikalengkan). Cerry akan kaya Vitamin C dan dapat membantu mengatur tekanan darah serta kaya akan serat pencegahan kanker. Beta karoten yang terkandung di dalamnya mampu membantu mencegah kanker secara efektif. Selain itu , Cherry dapat juga meningkatkan kekebalan tubuh serta mengurangi resiko infeksi pernafasan (flu dan pilek).

#internet

2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates