Healthy Articles

Lima Jenis Makanan untuk Melawan Lemak Perut

Lemak memiliki kesan yang buruk, banyak gangguan kesehatan tubuh dikaitkan dengan lemak, kebanyakan berupa kelebihan lemak. Makanan modern cenderung mengandung banyak lemak, misalnya gorengan, dan makanan cepat saji lainnya. Kebiasaan makan yang buruk inilah yang dapat mengakibatkan berbagai masalah pada kesehatan, sehingga kesannya lemak adalah buruk.

Lemak tidak selalu buruk, ia juga diperlukan tubuh, berlebihan asupan lemak itulah hal buruk. Dalam tubuh, energi disimpan dalam bentuk lemak. Lemak juga berfungsi untuk mempertahankan suhu tubuh dan melindungi organ tubuh terhadap cedera kejutan induksi. Selain itu, penelitian baru menunjukkan bahwa lemak memainkan peran penting dalam melindungi saluran arteri.

Jika anda memiliki masalah berat badan, anda bisa menderita penyakit degeneratif kronis seperti diabetes, hipertensi atau masalah kardiovaskular. Bahkan, anda juga mungkin dapat menderita depresi dan rasa rendah diri, misalnya jika terlalu gemuk. Jadi sangat penting untuk mengurangi lemak perut dengan olahraga dan diet seimbang yang baik.

Berikut adalah lima jenis makanan yang dapat ditambahkan ke dalam menu makanan anda untuk mengatasi lemak perut:

1. Minyak zaitun

Minyak zaitun mengandung banyak lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi tubuh. Minyak zaitun adalah sumber penting nutrisi dalam diet lemak terbatas. Membantu penyerapan nutrisi, sintesis hormon dan mengurangi kadar kolesterol.

Penting untuk tidak menggunakan minyak zaitun sebagai minyak goreng dan tidak menggunakan minyak zaitun yang telah berubah komposisinya. Dapatkan jenis minyak "extra virgin" dan yang "ditekan dingin", untuk mendapatkan kualitas minyak zaitun yang lebih baik.

2. Kacang almond

Almond kaya akan protein, kalsium dan serat, setiap sendok makan almond mengandung 3 g serat. Kacang almond merupakan sumber energi yang penting bagi para vegetarian atau untuk orang yang aktif secara fisik. Indeks glikemik kacang almond membantu mengontrol kadar gula darah dan mengaktifkan metabolisme.

Lebih dari 65% lemak pada almond merupakan lemak tak jenuh tunggal, yang dapat menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein). Almond juga dipercaya memiliki manfaat untuk mempercepat pergerakan makanan di kolon, dan mencegah kanker usus besar.

3. Brokoli

Brokoli adalah makanan yang tepat untuk dimasukkan dalam diet pelangsing. Brokoli baik untuk saluran pernapasan dan memiliki sejumlah besar kalsium, serat dan vitamin C. Kandungan serat dalam brokoli memungkinkan usus untuk menyerap lebih sedikit lemak, lemak tidak menumpuk di arteri, dan mengoptimalkan fungsi sistem pencernaan.

4. Ikan salmon

Salmon merupakan salah satu sumber omega 3 yang paling direkomendasikan. Salmon juga mengandung protein, membantu dalam pembentukan kolesterol baik, yang membantu untuk membuat hormon, vitamin D, empedu dan memelihara sistem saraf yang sehat dan mengaktifkan metabolisme, serta membantu membakar lemak perut berlebihan. Asam lemak ikan salmonĀ  juga dapat menghentikan penyimpanan lemak dalam tubuh.

Jika mungkin, pilihlah salmon hasil budidaya, jenis ini tidak mengandung timbal, dioxin, atau logam berat yang biasanya menumpuk di habitat asli tempat ikan salmon hidup.

5. Teh hijau

Secara umum, teh organik dan teh herbal memiliki efek positif pada pencernaan makanan. Minum teh setelah makan sangat baik untuk melancarkan aliran makanan menuju usus, dan membuang lemak dan karbohidrat, serta membantu penyerapan nutrisi. Selain itu, teh hijau juga dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga akan membantu membakar kalori.

Seperti anggur merah, teh hijau mengandung polyphenol, zat dengan banyak fungsi dalam tubuh, termasuk mengontrol hormon. Polyphenol dalam teh hijau membantu mengendalikan hormon stres, dan mengurangi konversi glukosa menjadi lemak oleh tubuh untuk menyimpan energi.

Riset mengatakan bahan kimia EGCG yang ditemukan dalam teh hijau mempercepat metabolisme tubuh. Mampu membantu menghilangankan beberapa kilogram bobot tubuh dengan membakar 70 kalori sehari. Teh hijau juga meningkatkan kadar antioksidan catechins yang bisa meningkatkan metabolisme serta membantu membakar lemak.

2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates