Yang Unik & Berkhasiat

Tips Untuk Penggemar Kepiting

Kepiting, selain enak juga mengandung banyak zat gizi yang berguna bagi tubuh. Kepiting merupakan sumber protein yang baik (mengandung sekitar 18-19,5 gram protein per 100 gram). Kepiting juga merupakan sumber kalsium yang baik (89 miligram per 100 gram). Kepiting juga mengandung EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid) yaitu komponen asam lemak Omega-3 yang penting dalam pembentukan membran sel otak pada janin sejumlah 0.3 gram. Dengan demikian kepiting baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk optimalisasi pertumbuhan otak janin yang dikandungnya.

Daging kepiting hanya sedikit mengandung lemak (sekitar 1 gram per 100 gram), lebih sedikit jika dibandingkan dengan daging ayam (sekitar 6-10 gram per 100 gram) atau daging kambing (11-12 gram per 100 gram). Demikian juga kandungan asam lemak jenuhnya relatif rendah (0.1 gram per 100 gram) jika dibandingkan daging ayam (2.2-2.6 gram per 100 gram) dan daging kambing (4.3 gram per 100 gram). Di samping itu, seperti telah disebutkan sebelumnya, daging kepiting juga mengandung asam lemak Omega-3 sedangkan daging ayam dan daging kambing tidak.

Kekhawatiran terhadap kandungan kolesterol tinggi tidak perlu terjadi saat mengonsumsi kepiting karena kandungan kolesterol kepiting tergolong rendah (78 miligram per 100 gram). Kandungan kolesterol tersebut kurang lebih setara dengan daging ayam panggang tanpa kulit (75 miligram per 100 gram). Sebagai perbandingan, satu butir telur ayam mengandung 212 miligram kolesterol, udang sekitar 110-150 miligram per 100 gram, dan termasuk tinggi kolesterol adalah otak (sekitar 1500 miligram per 100 gram) dan hati (sekitar 500 miligram per 100 gram). Faktor lain yang mempengaruhi kenaikan kadar kolesterol dalam darah adalah konsumsi asam lemak jenuh (saturated fatty acid), dan telah diungkapkan sebelumnya bahwa kandungan asam lemak jenuh dari daging kepiting tergolong rendah. Jadi tidak perlu khawatir dengan kadar kolesterol darah anda ketika makan daging kepiting.

Bagi penggemar kepiting, beberapa tips di bawah ini mungkin dapat berguna:

Cara membuat kepiting mati

  • Kalau beli kepiting harus yang masih HIDUP. Beberapa penjual mengakalinya dengan mencampur kepiting yang masih hidup dengan yang sudah mati, jadi pada saat anda memilih akan ditunjukkan yang hidup dan waspadai kalo-kalo dikantongin yang sudah mati.

  • Pilih kepiting, baik yang jantan maupun betina sebaiknya yang padat jangan yang gembos. Bisa diketahui dengan menekan cangkangnya. Jangan beli kepiting yang diikat penuh lilitan tali jangan-jangan untuk mengelabui kepiting yang capitnya sudah putus.

  • Cara menjaga agar kepiting awet hidup sampai beberapa hari yakni masukkan dalam panci, beri air garam, jangan lupa ditutup kain (kelambu) agar tidak digigit nyamuk. Bisa tahan beberapa hari.

  • Masukkan kepiting ke dalam air mendidih. Jangan pakai teknik mutilasi atau ditusuk dulu biar mati baru dimasak, karena biasanya cairan tubuhnya banyak keluar dan ujungnya, dagingnya tidak penuh lagi.

Tip utk melumpuhkan kepiting, dijamin manjur, dan tidak bakal dijepit

Kalau kita beli kepiting biasanya dalam keadaan hidup, tapi diikat tali. Waktu masih diikat, taruh aja di dalam air es beberapa menit. Kepiting akan lumpuh (termasuk jepitnya), kemudian buka ikatannya, cuci dulu supaya bersih, lalu cemplungkan ke air mendidih.

Cara membedakan kepiting jantan dan betina

  • Untuk membedakan kepiting berkelamin jantan dan betina dilihat dari bentuk dan ukuran tutup perutnya. Kepiting jantan memiliki tutup perut yang lancip menyempit, sedangkan kepiting betina tutup perutnya bundar dan lebar. Dari segi fisik pada umumnya yang jantan lebih gede dan betina sebaliknya.

  • Ada satu, yang disebut kepiting banci. Kepiting jenis ini pada bagian segitiga perutnya tidak menyempit dan juga tidak melebar alias di antara keduanya. Kalau yang doyan kepiting mestinya tahu kepiting banci ini, karena rasa 'telor'nya (sebenarnya bukan telor, agak berwarna putih) jauh lebih enak daripada yang betina. Kalau membedakan jantan dan betina saja tidak bisa, ya mungkin agak susah untuk menentukan jenis kepiting ini.

  • Kalau merebus kepiting airnya harus diberi arang (baik yg dari batok kelapa maupun yg kayu) untuk menghilangkan racun, serta boleh ditambah jahe untuk menghilangkan bau amisnya.

  • Untuk check ada tidaknya telor kepiting bisa dilihat dari segitiga penutup perut kepiting itu, anda tinggal buka 'sedikit saja, kalau memang bertelor akan langsung kelihatan warna orange/kuning. Bukanya di segitiga yg lebar (kepiting betina), kalau yg segitiga sempit (kepiting jantan) nggak bakal ada telornya.

  • Tetapi jangan pula terkecoh oleh warna orange/kuning itu pasti telor kepiting. Kadang-kadang oleh penjualnya diisi wortel yang diirisi kecil-kecil supaya dikira pembeli kepeting bertelor.

Angsio Kepiting

Bahan:

  • Kepiting 2 ekor, bersihkan, potong jadi empat, sisihkan telur dlm cangkang
  • Daun Bawang Besar 1 batang, potong setengah jari
  • Cabe Besar 1 -2 buah, buang biji dan iris memanjang
  • Bawang Putih 4-5 siung, memarkan, buang kulitnya
  • Jahe 1 kerat, kupas, iris lebar
  • Kecap Asin sedikit, untuk warna
  • Gula Pasir 1 - 2 sendok makan
  • Merica secukupnya
  • Saus Tiram 2 sdm
  • Saus Tomat ΒΌ botol (cukup banyak)
  • Telur 1 butir, kocok


Memasak:

  • Panaskan minyak, masukkan bawang putih dan cabe iris, aduk hingga wangi, masukkan jahe.
  • Masukkan potongan kepiting (kecuali telur yang ditaruh di dalam cangkang), aduk hingga matang.
  • Masukkan bumbu, yaitu Kecap asin, gula pasir, saus tiram dan saus tomat serta tambahkan air sedikit demi sedikit sampai cukup banyak kuahnya,
  • Masukkan cangkang yang berisi telur (agar tidak hancur), biarkan kuah mendidih.
  • Masukkan daun bawang, lalu tuang telur yang telah dikocok sedikit demi sedikit sampai kuah mengental.
  • Angkat dan siap disantap.


# ngumpulin dari berbagai sumber

2012. smallCrab, just another blogs
Download Joomla Templates